Penyakit Ngorok pada Ayam

Jenis Ayam Aduan selain Ayam Bangkok

3 Penyebab Penyakit Ngorok pada Ayam

Ngorok pada ayam sebetulnya disebabkan oleh adanya lendir dalam tenggorokan dan sistem pernafasan ayam. Lendir ini selain membuatnya menjadi sulit bernafas juga dapat menyebabkan ia sering mengalami bersin-bersin. Lendir pada alat pernafasan ayam tersebut bisa ada karena 3 faktor penyebab, yaitu inveksi bakteri, kandang yang kurang baik, dan karena perawatan yang kurang diperhatikan.

Lendir tersebut sejatinya disebabkan oleh inveksi bakteri pada kerongkongan dan sistem pernafasan ayam. Bakteri ini masuk ke dalam kerongkongan melalui hidung dan mulut. Dokter hewan biasanya menyebut penyakit ngorok ini dengan istilah (chronic respiratory diseae). Ini merupakan penyakit yang disebabkan karena bakteri yang merusak system pernapasan ayam aduan. Bakteri ini masuk melalui saluran pernapasan ayam aduan, bisa hidung ataupun mulut, jadi ngorok yang disebabkan oleh CRD ini bersifat menular. Untuk pencegahan, sebaiknya pisahkan ayam aduan ngorok. Karena virus mudah menular melalui udara, tempat makan dan tempat minum.

1. Terserang Bakteri

Pertama virus ini akan masuk melalui mulut ataupun hidung yang kemudian menempel pada tenggorokan dan berakhir pada kantung udara ayam aduan. Pada kantung udara inilah bakteri berkembang biak dan menyebabkan terjadinya infeksi saluran yang berdampak pada melemahnya sistem pernapasan ayam aduan ngorok dan memudahkan virus-virus dan bakteri lain menyerang ayam petarung. Cara kerja bakteri ini adalah melemahkan tubuh ayam aduan ngorok, sehingga sangat memudahkan bakteri atau virus lain masuk ke dalam tubuh ayam kita. oleh karena itu indikasi gejala “ngorok” yang disebabkan oleh CRD diantaranya ayam aduan ngorok terlihat lesu, sering bersin-bersin ketika makan sedikit saja, keluar lendir dari hidung (ketika sudah tingkat lanjut), mata ayam aduan berair, dan muka ayam berwarna merah kehitaman/pucat. Penyakit ini sering muncul pada saat perubahan musim.

2. Kondisi Kandang yang Kurang Baik

Ngorok bukan akibat virus bisa disebabkan karena suhu pada kandang yang terlalu tinggi, kelebihan jumlah ayam pada satu kandang, kandang yang terlalu lembab dan hal-hal lain yang mengakibatkan ayam aduan akan sulit untuk bernapas atau terlalu banyak bernapas menggunakan mulut (mulut terbuka dan terlihat terengah-engah).

3. Perawatan yang Kurang Diperhatikan

Ayam yang sudah bertanding lama dan tidak “dikorok” setelahnya juga merupakan penyebab ayam aduan ngorok. Hal tersebut bisa memicu kerusakan pada sistem pernapasan ayam aduan ngorok bisa mengakibatkan banyaknya lendir yang keluar dan mengganggu pernapasan ayam aduan.

Maka gejala utama yang ditunjukkan “ngorok” karena hal ini adalah ayam tetap terlihat fit dan sehat, tetapi sering bersin saat makan ataupun minum. Ayam aduan ngorok nampak kelelahan yang ditandai dengan terbukanya mulut ayam dan disertai suara ngorok yang menyebabkan ayam aduan ngorok seperti kehilangan suara. ketika ayam berkokok tapi kokok ayam menjadi kecil. Dalam hal ini, sebenarnya “ngorok” tidak akan menular pada ayam aduan lain.

Author: Lusiana Liu

Saya adalah seorang penulis artikel yang sangat menggemari permainan taruhan.